Otomotif

Bingung Pilih Motor Trail atau Supermoto? Ini Perbedaannya

5

RepublikHotNews – Bagi pemilik motor trail, tidak jarang juga menggunakan kuda besinya di jalan raya. Padahal sejatinya, motor trail diproduksi untuk memenuhi kebutuhan offroad.

Dengan karakter aslinya untuk menerabas jalanan sulit, seperti tanah becek, lumpur, dan bebatuan, motor trail dirasa kurang cocok. Biasanya, motor trail yang digunakan untuk harian di jalan raya seperti supermoto, justru cenderung mengalami kerusakan.

Lalu sebenarnya, apa sih perbedaan motor trail dan supermoto?

Dilansir dari berbagai sumber, motor trail dan supermoto memiliki perbedaan yang mendasar. Paling jelas terlihat, keduanya memiliki perbedaan dari segi kaki-kaki, seperti ban. Pasalnya, ban untuk supermoto memiliki karakter yang berbeda saat digunakan di jalanan aspal.

Untuk diketahui, ban motor trail biasanya bercorak kotak-kotak menonjol, atau yang lebih familiar dikenal dengan nama ‘ban tahu’. Tonjolan pada ban ini dibuat untuk menghasilkan cengkeraman maksimal pada medan berlumpur, pasir, atau kerikil.

Sebaliknya, jika karakter ban tersebut digunakan untuk jalanan aspal, atau supermoto bakal membuat motor tidak stabil untuk dikemudikan.

Menurut Rudy, pemilik bengkel spesialis motor trail, 234Motor, yang terletak di kawasan Limo Depok, Jawa Barat, menyarankan untuk mengganti ban dengan ukuran 130 jika mau mengubah motor trail menjadi supermoto. “Ukuran sebesar itu sudah lebih nyaman kalau untuk harian, soalnya lebih lebar,” katanya.

Sebetulnya, ada ban yang dibuat untuk trail, tetapi tetap nyaman saat menembus jalan aspal. Asalkan, tonjolannya tidak terlalu tinggi. Salah satu contohnya adalah ban trail S-209 merek Swallow. Di beberapa forum otomotif, pemilik motor trail juga banyak yang merekomendasikan ban tersebut.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co