Internasional

Pemimpin Hizbullah Tuduh Arab Saudi Deklarasikan Perang pada Libanon

RepublikHotNews – Pemimpin Hizbullah Libanon telah menuduh Arab Saudi mendeklarasikan perang terhadap negaranya, beberapa hari setelah Perdana Menteri LibanonSaad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di ibukota Saudi.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah juga menuduh Arab Saudi telah menahan Hariri yang berlawanan dengan keinginannya.

Dalam sebuah siaran televisi pada Jumat (10/11), pemimpin Hizbullah, Nasrallah mengatakan Arab Saudi berupaya untuk memprovokasi peperangan diantara warga Libanon.

“Singkatnya, sangat jelas bahwa Arab Saudi dan pejabat Saudi telah mendeklarasikan perang di Libanon dan terhadap Hizbullah di Libanon, tetapi saya harus mengatakan ini merupakan sebuah perang terhadap Libanon,” kata dia.

Nasrallah juga menuduh Arab Saudi bersiap untuk membayar “miliaran” kepada Israel untuk melakukan serangan militer terhadap Libanon, dengan menggambarkan tindakan itu sebagai “sesuatu yang sangat berbahaya”.

Pada akhir pekan, pemimpin Hizbullah mengatakan bahwa PM Hariri dipaksa untuk mengundurkan diri oleh Saudi, tetapi dia mengulangi tuduhan pada Jumat lalu, dengan mengatakan sekarang “tidak dapat diragukan lagi”.

Menurut dia, Arab Saudi berupaya untuk menyingkirkan Hariri sebagai perdana menteri dan mendorong kepemimpinan baru dalam gerakan politiknya.

Untuk urusan Timur Tengah Sebastian Usher mengatakan bahwa kata-kata Nasrallah disampaikan dengan tenang seperti biasanya- tetapi mereka dipastikan akan meningkatkan ketegangan di kawasan yang negara-negaranya tengah berupaya untuk meredakan krisis.

Dia juga menuduh orang Saudi menghasut Israel untuk menentang Libanon.

Gerakan Syiah Hizbullah yang memiliki kekuatan besar ini merupakan sekutu Iran, yang selama menganggap Saudi memicu ketegangan di Libanon dan wilayah Timur Tengah.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co