Internasional

Dipecat Usai Beri Jari Tengah ke Trump, Wanita AS Dapat Rp 933 Juta

RepublikHotNews – Seorang karyawati di Amerika Serikat (AS) yang dipecat usai mengacungkan jari tengah ke rombongan Presiden AS Donald Trump, kini dihujani uang. Juli Briskman mendapat sumbangan masyarakat senilai lebih dari US$ 70 ribu atau setara Rp 933 juta.

Briskman dipecat usai aksinya mengacungkan jari tengah ke iring-iringan kendaraan Trump pada 28 Oktober lalu, dijepret kamera wartawan dan menjadi viral. Saat itu Trump baru meninggalkan Trump National Golf Course di Sterling, Virginia.

Wanita berusia 50 tahun ini dipecat sekitar tiga hari usai foto dirinya itu menjadi viral. Ibu dua anak ini bekerja sebagai eksekutif pemasaran pada sebuah perusahaan bernama Akima yang menjadi kontraktor pemerintah AS.

Meski dipecat dari pekerjaannya, Briskman saat itu mengaku tidak menyesal atas apa yang dilakukannya. “Saya akan melakukannya lagi,” ucapnya.

Seorang warga AS bernama Rob Mello yang bersimpati terhadap nasib Briskman, memulai kampanye via GoFundMe, situs penggalangan dana secara online, untuk membantu Briskman. Penggalangan dana via GoFundMe itu dimulai sejak 6 November lalu.

Hingga kini, tercatat ada lebih dari 3 ribu donasi yang mengalir untuk Briskman. Besaran donasi beragam, mulai dari hanya US$ 5 hingga US$ 250. Namun jika ditotal, jumlahnya kini mencapai lebih dari US$ 70 ribu.

Mello yang memulai kampanye penggalangan dana ini menyatakan seluruh donasi akan langsung diberikan kepada Briskman.

“Terima kasih Juli Briskman,” tulis Mello dalam akun GoFundMe yang dibukanya untuk Briskman. Dia menyebut sosok Briskman sebagai ‘inspirasi untuk semuanya’.

Belum ada tanggapan dari Briskman soal donasi ini.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co