Tekno

Eks Bos Facebook Akui Media Sosial Memecah Belah Masyarakat

RepublikHotNews – Pernyataan mengejutkan kembali datang dari salah seorang mantan petinggi Facebook. Kali ini giliran mantan VP Facebook, Chamath Palihapitiya, yang menyebut media sosial ternyata berdampak negatif.

Menurutnya, media sosial telah merusak cara hidup masyarakat. Sejak era media sosial, masyarakat tidak lagi memperhatikan tatanan yang ada, tak ada lagi kerja sama, ternyata penyebaran informasi yang salah, hingga tak ada rasa percaya.

“Ini adalah masalah global. Media sosial telah mengikis fondasi inti cara orang berperilaku antara satu sama lain,” tuturnya, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (16/12/2017). Palihapitiya pun mengakui telah melarang anaknya menggunakan media sosial.

Ia pun menyarankan agar pengguna berani mempertimbangkan ulang hubungannya dengan media sosial. Bahkan, ia menyarankan para pengguna untuk berhenti memakai media sosial.

Menanggapi pernyataan itu, Facebook menyebut bahwa Palihapitiya sudah tak lagi bekerja di raksasa media sosial itu dalam enam tahun terakhir. Untuk informasi, Palihapitiya memang telah meninggalkan Facebook pada 2011.

Juru bicara Facebook Susan Glick menuturkan, saat itu Facebook merupakan perusahaan yang berbeda dari saat ini. Sebab, perusahaan memang berfokus untuk mengembangkan platformnya ke seluruh dunia.

“Ketika itu Facebook memang perusahaan yang berbeda dari saat ini. Kini, kami telah tumbuh dengan rasa tanggung jawab dan mengambil peran kami dengan sangat serius. Kami juga bekerja keras untuk memperbaiki diri,” tuturnya.

Perusahaan juga terus melakukan riset untuk memastikan Facebook menjadi platform yang berguna bagi banyak pengguna. CEO Facebook Mark Zuckerberg juga disebut tak segan mengurangi keuntungan agar tak ada campur tangan dari pihak lain.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co