Nasional

Meski Tersangka KPK, Zumi Zola Hadiri Rapat dengan Mendagri

RepublikHotNews – Meski berstatus tersangka suap, Gubernur Jambi Zumi Zola menghadiri Rapat Koordinasi Gubernur, Sekretaris Daerah, dan Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik se-Indonesia yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Februari 2018.

Zumi yang dikawal ketat ajudannya tiba di Hotel Bidakara sekitar pukul 8.55 menggunakan mobilnya. Mengenakan batik warna cokelat, Zumi menghampiri dan menyapa Menteri Tjahjo serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Tak berapa lama, Zumi dan Tjahjo dihampiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto juga tiba dalam rapat yang digelar secara tertutup ini. Selain Wiranto, rencananya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian juga akan menghadiri rapat itu.

Dalam rapat ini, Kemendagri, para petinggi instansi keamanan, serta seluruh pejabat pemerintah akan membahas soal peran pemerintah daerah dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme. Mereka juga akan berdiskusi tentang penanggulangan bencana.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka suap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jambi tahun 2018 ke pengadilan. Perkara yang menjerat Zumi itu bermula dari penangkapan terhadap 16 orang di Jambi dan Jakarta pada 28 November 2017.

Sebagian di antara mereka itu adalah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi atau anak buah Zumi Zola dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jambi. Mereka diduga terlibat suap sebesar Rp4,7 miliar untuk persetujuan RAPBD Pemerintah Provinsi Jambi 2018 senilai Rp4,2 triliun, naik 25 persen dari bujet tahun lalu.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yakin Zumi Zola akan kooperatif menghadapi proses penyidikan oleh KPK. “Dia kan masih tersangka, saya yakin dia kooperatif (dalam) proses penyidikan di KPK,” kata Tjahjo, di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Februari 2018.

Tjahjo mengatakan Zumi tetap bisa melaksanakan tugasnya sebagai gubernur. Dia heran masih ada kepala daerah yang terjerat kasus suap. Padahal, menurut Tjahjo, sistem pemerintahan telah berjalan sesuai dengan arahan. Ia mengatakan kepala daerah telah diberikan pemahaman tentang wilayah yang rawan tersangkut korupsi.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co