aa nusa2
Nasional

Komisi ASN Minta Anies Kembalikan Jabatan Pejabat Tinggi Yang Dicopot

RepublikHotNews – Omisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan empat rekomendasi hasil penyelidikan dugaan pelanggaran mekanisme dalam perombakan pejabat DKI sang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Salah satu rekomendasi KASN adalah mengembalikan pejabat DKI yang dicopot ke jabatan semula.

“Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan) agar segera mengembalikan para pejabat pimpinan tinggi yg diberhentikan melalui surat Gubernur DKI Jakarta Nomor 1000 Tahun 2018 & Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1036 Tahun 2018 tersebut kepada jabatan semula,” kata Ketua KASN Sofian Effendi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/7/2018).

Rekomendasi ini didapat menurut output pemeriksaan KASN selama 2 pekan. Keterangan diambil dari beberapa pejabat yang dipecat, pemeriksaan Anies, Sekretaris Daerah Saefullah, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Budihastuti.

Rekomendasi lain adalah bila terdapat bukti yang memperkuat pelanggaran para pejabat yg diberhentikan sang Anies, agar diserahkan pada ketika 30 hari. “Rekomendasi lainnya, penilaian kinerja terhadap pejabat dilakukan selesainya setahun menjabat dan diberikan ketika enam bulan untuk memperbaiki kinerja,” ucapnya.

Selain itu, Sofian menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta wajib melaksanakan rekomendasi KASN, hal tersebut tertuang pada Pasal 33 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Aparatur Sipil Negara.

Jika Pemprov nir melaksanakan rekomendasi KASN, maka KASN berhak merekomendasikan pada Presiden buat menjatuhkan sanksi pada Pemprov DKI.

“Berdasarkan hasil supervisi yg tidak ditindaklanjuti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 Ayat (3), KASN merekomendasikan pada presiden untuk menjatuhkan sanksi terhadap pejabat pembina kepegawaian dan pejabat yg berwenang melanggar prinsip sistem merit & ketentuan perundang-undangan,” istilah Sofian

Sebelumnya diketahui, Anies mencopot sejumlah kepala dinas dan wali kota dalam lima Juli kemudian. Para mantan anak buah Anies lantas mengadu ke KASN dan kemudian semuanya diperiksa Komisi ASN.

Facebook Comments
To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co